saya mencoba mengumpulkan beberapa makalah yang saya buat dalam rangka memenuhi tugas kuliah, semoga bisa bermanfaat bagi anda semua.
selamat datang para pecinta ilmu pemgetahuan
saya mencoba mendokumenkan tugas-tugas makalah yang pernah saya buat semoga bermanfaat bagi semua.....salam kenal "23Yieb"
Sabtu, 14 Mei 2011
makalah tafsir
Tafsir
“Sumber ilmu pengetahuan”
DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH TAFSIR
SEMESTER II
Dosen Pembimbing:
Kambali,Drs.M.Pd.I
Di susun oleh:
1. Daim Furqot
2. Kariah
smun, S.Ag
FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS WIRALODRA INDRAMAYU
2011
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah, yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini tepat waktu. Sholawat serta salam semoga tetap dilimpahkan kepada Sang pembawa sinar pelita, yang mengajar dan menuntun manusia, yaitu junjungan kita Nabi Muhammad saw., yang telah menghapus kedhaliman dan membangunkan orang tidur (bodoh). Dengan diutusnya, maka keluarlah umat manusia dari kegelapan menuju jalan yang terang benderang. Dan semoga sholawat serta salam dicurahkan pula kepada keluarganya berikut para sahabatnya serta pengikut jejak langkahnya sampai hari kiamat.
Penyusunan makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Tafsir, yang bertema Sumber Ilmu Pengetahuan. Kami juga ingin mengucapkan terimakasih kepada Bpk. Kambali,Drs.M.Pd.I selaku dosen mata kuliah Tafsir, atas bimbingan dan arahannya selama penyusunan makalah ini.
Kami juga menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun, agar pada pembuatan makalah selanjutnya bisa lebih baik lagi.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………i
DAFTAR ISI……………………………………………………..ii
BAB 1 PENDAHULUAN……………………………………….1
BAB II PEMBAHASAN………………………………………...2
Q.S. Ali Imran[3]: 190-191……………………………………...2
Q.S. Fushilat[41]: 53………………...…………………………..6
Q.S. Al-Ghosyiyah[88]: 17-20….…………………………........9
KESIMPULAN……….…………………………………………13
REFERENSI……………………………………………………..14
BAB 1
PENDAHULUAN
Segala puji kami panjatkan kehadirat Allah swt. yang menguasai alam semesta ini, bahwa apa yang terjadi ini berkat izin-Nya. Kami dapat menyelesaikan makalah ini juga karena izin-Nya juga.
Tafsir al-Qur’an merupakan penjelasan tentang maksud firman-firman Allah sesuai kemampuan manusia. Kemampuan seseorang dalam menafsirkan itu berbeda-beda sesuai dengan apa yang diperoleh atau dicernanya. Di dalam makalah ini akan membahas beberapa ayat al-Qur’an yang menguraikan tentang Sumber Ilmu Pengetahuan yang mana kami ambil dari beberapa referensi para tokoh tafsir diantaranya : Ahmad Musthafa al- Muraghi, M. Quraish Shihab, Imam Jalaluddin Mahalliy dan Imam Jalaludin As Suyuthi, serta Muhammad Nasir Ar-Rifa’i. Dari pembahasan para tokoh tersebut, bahwa sumber pengetahuan bukan hanya dari suatu kitab saja melaikan menyuruh kita agar mempelajari apa yang ada pada sekeliling kita, contoh unta mungkin kita tahu semua bagaimana bentuknya, karakteristiknya, kalau kita tidak mau merenungi unta secara mendalam, kita tidak akan mendapatkan pelajaran yang diberikan oleh Allah. Karena Allah menciptakan sesuatu itu semuanya berguna ( tidak sia-sia).
BAB 2
PEMBAHASAN
SUMBER ILMU PENGETAHUAN
Q.S. Ali Imran[3]: 190-191
190. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.
191. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka.
- Penafsiran Kata-Kata Sulit
الخلق _Al-Khalqu : perkiraan dan penyusunan yang menunjukan pada tatanan yang mantap.
السّمٰوٰت_As-Samawat : alam yang ada diatasmu, yang engkau lihat sendiri.
الارضُ_Al-Ardu : tempat hidup kamu.
ﺍﺨﺗﻟﻒﺍﻟﻳﻝﻮﺍﻟﻨﻬﺎﺮ_Ikhtilaful laili wan nahar : pergantian antara keduanya dan silih bergantinya siang dan malam.
لاٰيات_La Ayatin : sungguh merupakan tanda(dalil) yangn menunjukkan adanya Allah dan kekuasaan-Nya.
الالبابُ_Al-Albab : bentuk tunggalny lubbun,yang artinya akal.
قياماوّقُءُودا_Qiyaman wa qu’uda : bentuk tunggalnya qaim dan qa’id,yang artinya berdiri dan duduk (rukun-rukun sholat).
باطالا_Batilan : sia-sia yang tak ada faedahnya.
سبحانك_Subhanaka : memahasucikan Engkau dari hal-hal yang tidak layak bagi-Mu.
قِناءذابالنّار_Qina ‘azaban nar : jadikanlah amal saleh itu sebagai tameng bagi kami dari azab neraka .
- Munasabah Ayat
Ayat-ayat ini bermunasabah dengan ayat yang sebelumnya yaitu ayat 189 dan surah al-Baqarah ayat 164. Dimana dalam ayat 189 surah Ali Imran ini ditegaskan kepemilikan Allah swt. atas alam raya, yakni Dia adalah Yang Memiliki segala sesuatu. Dan pada surah al-Baqarah ayat 164 di sebutkan bahwa kekuasaan-kekuasaan Allah atau ciptaan-ciptaan Allah itu diciptakan bagi kaum untuk dipikirkan.
- Pembahasan
Dalam ayat-ayat ini Allah menguraikan dari penciptaan-Nya itu serta memerintahkan agar memikirkannya, yang mana tujuan utama surah Ali Imran adalah membuktikan tentang Tauhid, keesaan dan kekuasaan Allah swt. Hukum-hukum alam yang melahirkan kebiasaan-kebiasaan, pada hakikatnya ditetapkan dan diatur oleh Allah Yang Maha Hidup. Hakikat ini ditegaskan bahwa salah satu bukti kebenaraan hal tersebut adalah mengundang manusi untuk berpikir, karena sesungguhnya dalam penciptaan,yakni kejadian benda-benda angkasa seperti matahari, bulan dan bintang-bintang yang terdapat di langit atau dalam pengaturan system kerja langit yang sangat teliti serta kejadian dan perputaran bumi pada porosnya, yang melahirkan silih bergantinya malam dan siang perbedaannya baik dalam masa , maupun dalam panjang dan pendeknya, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi ulul albab yaitu orang-orang yang berakal .
Dan menurut Ahmad Musthafa al-Maraghi, Ulul Albab adalah orang-orang yang mau menggunakan pikirannya, mengambil faedah darinya, mengambil hidayah darinya, menggambarkan keagungan Allah dan mau mengingat hikmah akal dan keutamaannya,disamping keagungan karunia-Nya dalam segala sikap dan perbuatan mereka, sehingga mereka bisa berdiri, duduk, berjalan, berbaring dan sebagainya.
Kesimpulannya, bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak melalaikan Allah SWT. dalam sebagian besar waktunya. Mereka merasa tenang dengan mengingat Allah dan tenggelam dalam kesibukan mengoreksi diri secara sadar bahwa Allah selalu mengawasi mereka.
Dan hanya dengan melakukan zikir kepada Allah, hal itu masih belum cukup untuk menjamin hadirnya hidayah. Tetapi harus pula dibarengi dengan memikirkan keindahan ciptaan dan rahasia-rahasia ciptaan-Nya. Untuk itu Dia berfirman dalam ayat berikut:
Mereka mau memikirkan tentang kejadian langit dan bumi beserta rahasia-rahasia dan manfaat-manfaat yang terkandung didalamnya yang menunjukkan pada ilmu yang sempurna, hikmah teertinggi dan kemampuan yang utuh.
Kesimpulannya, bahwa keberuntungan dan keselamatan hanya bisa dicapai melalui mengingat Allah dan memikirkan makhluk-makhluk-Nya dari segi yang menunjukka adanya Sang Pencipta Yang Esa, Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
Sebagai konsekuensinya ia mempercayai para rasul dan mempercayai bahwa kitab-kitab yang diturunkan kepada mereka adalah untuk merinci hukum-hukum syari’at, mengandung semua pendidikan yang sempurna dan akhlak-akhlak yang indah disamping hal-hal yang harus diterapkan dalam tatanan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dan mempercayai bahwa perhitungan serta pembalasan terhadap amal-amal itu ada dua alternative yaitu masuk surga atau neraka.
Dan sesungguhnya penuturan zikir disini hanyalah mengenai makhluk Allah. Hal itu karena ada larangan memikirkan memikirkan Zat Sang Pencipta, karena mustahil seseorang akan bisa sampai kepada hakikat Zat sifat-sifat-Nya.
Al-Ashabani, dalam hal ini telah meriwayatkan sebuah hadits dari Abdullah bin Salam, bahwa Rasulullah saw. pernah keluar bersama para sahabatnya sedangkan waktu itu mereka sedang bertafakkur. Kemudian Rasulullah saw. bersabda:
الخلقِ ولاتتفكّرُوافى الخالقِ تفكّرُوافى
“Pikirkanlah oleh kalian tentang makhluk,dan jangan sekali-kali kalian memikirkan Allah SWT.”
Q.S. Fushilat[41]: 53
53. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?
- Penafsiran Kata-Kata Sulit
ﺴﻨﺮﻳﻬﻢﺍﻳﺘﻨﺎﻔﯽﺍﻻﻔﺎﻖ : (Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap penjuru) di segenap penjuru langit dan bumi. Penjuru-penjuru bumi sebelah timur, barat, utara maupun selatan.
ﻮﻔﻲﺍﻨﻔﺴﻬﻢ : (dan pada diri mereka sendiri) yaitu berupa rapuhnya ciptaan Allah dan indahnya hikmah yang terkandung di dalam penciptaan itu.
الحقّ : (adalah benar)diturunkan dari sisi Allah yang di dalamnya dijelaskan masalah hari kebangkitan, hisab dan siksaan, maka mereka akan disiksa karena kekafiran mereka terhadap al-Qur’an dan terhadap orang yang al-Qur’an diturunkan kepada nya, yaitu Nabi SAW .
شهيد : menyaksikan segala yang dilakukan oleh makhluk-Nya tanpa ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya, sekali pun seberat zarrah di langit maupun di bumi .
- Munasabah Ayat
Ayat ini bermunasabah dengan ayat sebelum dan sesudahnya, yaitu Q.S. Fushilat[41] ayat 52 dan 54.
Di dalam ayat 52 menjelaskan tentang perintah Allah kepada Nabi Muhammad saw. untuk mengecam mereka yaitu orang-orang musyrik yang mendustakan al-Qur’an, mengingkari kebenaran al-Qur’an dan menolak ajaran atau menolak al-Qur’an sebagai tuntunan tanpa berpikir. Dan di dalam ayat 54 surat Fushilat yakni menjelaskan bahwa mereka berada di dalam keraguan dan pengingkaran tentang pertemuan dengan Tuhan mereka, karena tidak menyadari kebesaran dan kekuasaan Allah .
- Pembahasan
Di dalam Q.S. Fushilat ayat 53 ini, menerangkan bahwa Allah akan memperlihatkan kepada mereka yaitu orang-orang musyrik tanda-tanda kekuasaan Allah di segenap penjuru berupa penaklukan-penaklukan dan kemenangan-kemenangan Islam atas semua negeri dan semua agama. Dan dalil-dalil yang terdapat di dalam diri-diri mereka sendiri seperti peristiwa atau kejadian Perang Badar dan penaklukkan kota suci Mekah. Allah swt. telah memberikan pertolongan pada peristiwa-peristiwa itu terhadap Muhammad saw. dan para sahabatnya. Dan telah menghinakan juga pada peristiwa-peristiwa itu kebatilan. Dan menurut Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, mungkin saja yang dimaksud dengan firman Allah,”dan pada diri mereka sendiri” adalah materi, campuran (senyawa) dan karakteristik yang menakjubkan yang membentuk tubuh manusia, sebagaimana dijelaskan di dalam ilmu anatomi yang menunjukkan tentang hikmah Sang Pencipta. Termasuk tanda kekuasaan Allah yang ada dalam diri (karakter) manusia berupa perilaku yang berbeda-beda, ada yang baik dan jelek. Apakah mereka tidak menggunakan pikiran mereka untuk memahami bukti-bukti yang terdapat dalam al-Qur’an sendiri dan apakah belum cukup bagi mereka bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu, yakni atas perbuatan dan ucapan hamba-hamba-Nya .
Q.S. Al-Ghosyiyah[88]: 17-20
17. Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan?
18. Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?
19. Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?
20. Dan bumi bagaimana ia dihamparkan?
- Penafsiran Kata-Kata Sulit
ﺍﻔﻼﻳﻨﻈﺮﻮﻥ : (maka apakah mereka yaitu orang-orang kafir Mekah tidak memperhatikan) dengan perhatian yang dibarengi keinginan mengambil pelajaran.
ﺍﻻﺒﻞ_Al-Ibil : bentuk jamak yang berarti unta-unta.
ﺮﻓﻊﺍﻟﺴﻤﺎﻋ_Rafa’as-sama : memegang atau meninggikan apa-apa yang ada di atas kita, seperti matahari, bulan dan bintang.
ﻨﺼﺐﺍﻟﺠﺒﺎﻞ_Nasbul-jibal : gunung-gunung ditegakkan sebagai tanda bagi orang-orang yang bepergian dan patokan bagi orang yang sesat.
ﻮﺍﻟﯽﺍﻼﺮﺾﻜﻳﻒﺴﻂﺤﺖ :(dan bumi baagaimana ia dihamparkan) maksudnya dijadikan sehingga terhampar. Melalui hal-hal tersebutlah mereka mengambil kesimpulan tentang kekuasaan Allah swt. dan keesaan-Nya. Pembahasan ini dimulai dengan menyebut unta, karena unta adalah binatang ternak yang paling mereka kenal daripada yang lainnya. Firman Allah : Suthihat, jelas menunjukkan bahwa bumi itu rata bentuknya. Pendapat inilah yang dianut oleh para ulama Syara’. Jadi bentuk bumi bukanlah bulat seperti bola sebagaimana yang dikatakan oleh para ahli kontruksi. Masalah ini sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan salah satu rukun syariat . Dan di dalam tafsir al-Mishbah di tafsirkan bahwa Sathul-Ardi diartikan yakni meratakan dan menghamparkan bumi sehingga bisa dihuni dan bisa untuk berjalan diatasnya .
- Asbabun Nuzulnya
Imam Ibnu Jarir dan Imam Ibnu Abu Hatim, kedua-duanya telah mengetengahkan sebuah hadits melalui Qatadah, yang telah menceritakan bahwa ketika Allah menggambarkan kenikmatan-kenikmatan yang terdapat di dalam Surga, orang-orang yang sesat merasa takjub terhadap hal tersebut. Maka Allah swt. menurunkan firman-Nya: Unta, bagaimana ia diciptakan? (Q.S. al-Ghosyiyah:17)
- Munasabah Ayat
Ayat-ayat ini bermunasabah dengan ayat 8-16 Q.S. al-Ghosyiyah. Dimana di dalam ayat-ayat tersebut menguraikan keadaan penghuni Surga serta kenikmatan-kenikmatan yang terdapat di dalamnya. Dan Q.S. al-Ghosyiyah ayat 17-20 ini bermunasabah juga dengan Q.S. an-Nahl[16] ayat 15, yang mana di dalam ayat ke 15 ini, dikatakan juga bahwa Allah menciptakan gunung-gunung supaya bumi itu tidak goncang bersama penghuninya, dan Dia menciptakan sungai-sungai dan jalan-jalan sebagai petunjuk.
- Pembahasan
Di dalam Q.S. al-Ghosyiyah ayat 17-20 ini membahas tentang kaum Musyrikin yang masih tetap bersikeras menolak keniscayaan hari kiamat serta mereka masih meragukan terhadap kuasa Allah swt. dan ilmu-Nya untuk menghimpun dan menghidupkan kembali tulang-belulang yang telah lapuk, dan terserak ke mana-mana. Oleh karena itu, Allah mengajak mereka untuk memperhatikan alam raya. Ayat-ayat ini mengajak mereka berpikir dan merenung. Allah berfirman: “Maka apakah mereka tidak memperhatikan bukti kuasa Allah yang terbentang di alam raya ini, antara lain kepada unta yang menjadi kendaraan dan bahan pangan mereka bagaimana ia diciptakan oleh Allah dengan sangat mengagumkan? Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa unta dikemukakan karena dia merupakan ciptaan yang menakjubkan, susunan tubuhnya sungguh memikat, dan unta itu sendiri mempunyai kekuatan dan kekokohan yang luar biasa. Dengan dmikian, dia ditundukkan untuk menanggung beban yang berat dan menuntun kusir yang payah, dapat dimakan, bulunya dapat digunakan, dan susunya dapat diminum. Mereka diingatkan dengan hal ini karena bagi bangsa Arab, binatang yang paling akrab dengan kehidupan mereka adalah unta. Dan apakah mereka tidak merenungkan tentang langit yang demikian luas dan yang selalu mereka saksikan bagaimana ia ditinggikan tanpa ada cagak yang menopangnya? Dan juga gunung-gunung yang demikian tegar dan yang biasa mereka daki bagaimana ia ditegakkan? Yaitu, menjadikannya tertancap sehingga menjadi kokoh dan teguh sehingga bumi tidak menjadi miring bersama penghuninya (lihat Q.S. an-Nahl[16]: 15), dan telah menjadikan berbagai macam manfaat dan barang-barang tambang padanya. Dan bumi tempat kediaman mereka dan yang tercipta bulat bagaimana ia dihamaparkan? Yaitu bagaimana dia dibentangkan, dipanjangkan, dan dihamparkan. Maka, ayat ini mengingatkan orang-orang Arab Badui tentang apa yang sering disaksikan oleh mereka berupa unta, langit, gunung dan bumi agar mereka mengambil pelajaran dan semua ini tentang kekuasaan Dia yang telah menciptakan. Dan bahwa Dia adalah Rabb Yang Maha Agung. Dialah Pencipta, Pemilik, dan Pengatur. Dialah yang tidak ada Tuhan selain Dia semata .
KESIMPULAN
Berdasarkan dari pembahasan ayat-ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa al-Qur’an adalah haq yang merupakan sumber ilmu pengetahuan dasar yang sebagai tuntunan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat, serta kebenaran ajarannya.
Selasa, 10 Mei 2011
pengertian agama
NPM : 862010110001
Mata pelajaran : Study Islam Kontemporer 1
Prodi : BKI
1) Agama islam adalah agama yang di turunkan oleh Allah melalui utusannya yaitu Nabi Muhammad SAW dengan tujuan menyembah Allah SWT dan melakukan segala perbuatan dan tindakan yang sesuai dengan perintah Allah,(Takwa).Islam juga menyeruh kepada semua manusia agar memeluk agama islam kenapa? Karena agama islam adalah agama yang sempurna yang tertungan dalam peristiwa haji wada Rosulullah. Kalau kita amati agama islam benar-benar sempurna kenapa> karena dalam ajaran islam kehidupan manusia sudah diatur sedemikian rupa dalam Al Quran. Apakah itu bukan sebuah kesempurnaan?
Dan rahmatan lil’alamin yaitu merahmati seluruh makhuk yang ada di muka bumi tanpa pandang bulu dalam segala hal. Jadi islam menyuruh kita untuk saling mengasihi dan menyayangi tanpa melihat latang belakang orang yang akan kita sayangi dan dikasihi dalam makna ini islam mengajarkan agar kita saling membantu kenapa? Dalam Firman-Nya “berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan” apakah perbuatan di atas bukan sebuah kebaikan? maka makna “rahmatan lil’alamin” benar sekali bahwa Islam agama yang merahmati seluruh makhluk, karena dalam islam menyuruh kepada umatnya agar saling memmbanhtu dan mengasihi. Apakah perbuatan itu bukan memberikan ketenangan? Awas lho,kata “rahmat” bisa diartikan ketenangan dalam kehidupan masyarakat bisa pula kenikmatan dalam hidup.ya betul sekali bahwa islam agama yang Rahmatan lil alamin kenapa? Karena gama islam selalu membverikan kenikmatan dan ketenangan bagi pemeluknya dan orang yang hidup bersamanya walau orang itu berbeda keyakinannya.
2). Manusia diberikan oleh Allah berupa akal, bagi yang mensyukuri apa yang kita miliki maka kita akan mendapatkan derajat yang tinggi, kenapa? Karena akal merupakan pembeda dengan makhluk ciptaan Allah. Barang siapa yang tidak menggunakan akalnya maka ia seperti binatang. Dengan akal kita bisa mengusai dunia dan bisa meraih sebuah kebahagian dunia maupun akhirat seperti dalah hadits : Barang siapa yang mengharapkan kebahagian di dunia maka harus dengan ilmu. Barang siapa yang mengharapkan kebahagian di akhirat maka dengan ilmu, Dan barang siapa yang mengharapkan kebahagian di dunia dan akhirat maka dengan ilmu. Dari uraian di atas bahwa akal sangat penting bagi manusia. Tapi masalahnya akal tidak cukup untuk bisa mendapatkan kebahagian yang dijelaskan di atas.Akal disini adalah ilmu pengetahuan jadi ilmu pengetahuan tanpa agama akan buta.( Benar menurut einstan). Nah sekarang kita kaitkan dengan peran takwa dan iman. Ya, sangat menentukan segala tindak tantuk akal.
Manusia pintar banyak, apakah sudah bisa memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi kesejahteraan manusia lain? Tudak kan! Masih banyak yang korupsi dll. Kenapa begitu? Karena yang digunakan adalah akalnya saja, coba kalau hati ( iman dan takwa ) diintegrasikan dengan akal maka tidak ada koruptor. Kenapa karena dalam hati koruptor tertanam keimanan maka ia akan mengerti dengan hukum Allah. Jadi mau melakukan kesalahan pasti hatinya menolak karena Allah selalu melihatnya.
3). Persamaannya bahwa HAM adalah suatu hak-hak yang sudah ada sejak seorang masih dalam kandungan yang diberikan oleh Allah kepada seluruh manusia. jadi Allah memberikan hak-hak penuh kepada manusia berupa apa saja yang diinginkan oleh manusia. Seperti dalam Firman-Nya :” Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sebelum kaum itu yang merubahnya” apakan itu bukan sebuah kebebasan dalam meniti kehidupannya? Mungkin itu dalam segi individu tapi ada yang dalam kontek sosialnya yaitu : “Agamamu dan agamaku” kalau kita amati maka kita secara tidak langsung memiliki hak untuk menentukan agamanya. Nah itu baru dalam segi islamnya kalau dari segi baratnya setiap manusia dari lahir sudah memiliki hak untuk menentukan hidupnya. Kalau kita tarik benang merahnya maka kita akan menemukan persamaannya yaitu memiliki hak sebuah kebebasan dalam segala hal selama hak itu tidak keluar dari aturan yang ada.
Perbedaannya HAM dalam pandangan barat dengan HAM dalam pandangan islam adalah bahwa HAM dalam pandangan barat adalah bepusat pada manusia, sehingga kadar kebenarannya adalah menurut manusia, jadi apabila ada sebuah masalah dalam kehidupan sosialnya maka kadar kebenaran yang di pake yang harus sesuai dengan masalah yang dihadapi dalam lingkungan itu. Contoh orang barat dalam mengkaji tentang alam ia akan menjelaskan asal usul alam itu dengan batasan logika manusia(orang barat) kalau orang barat diberikan alasannya berupa dalil-dalil ketuhanan (Allah) maka mereka akan menolak, Kenapa? Karena kebanyakan orang barat tidak mempercayai adanya Allah. .kalau HAM dalam pandangan islam adalah segala hak-hak yang diberikan oleh allah kepada manusia. Jadi hak-hak itu kadar kebenarannya muklak milik Allah maka manusia tidak bisa mengelak. Dalam islam riba itu haram kenapa? Karena sudah ada dalam nashNya maka hak manusia dalam hal berdagang harus jangan merugikan orang lain. Kalau kita lihat para Kapitalisme, apakah mereka tahu akan riba? Tidak kan kenapa kerena ia berlandasanyanya aturan- aturabn yang dibuat oleh orang barat sedangkan orang barat tidak mempercayai Allah. Ya otomatis mereka riba dalam berdagang ya dianggap biasa saja.
Biar kau tak tahu
Dengan hatiku
Tapi ku
Percaya dengan cinta
Ia kan ada
Bila kita merasa
Ada kecocokan diantara kita
Simpan senyummu
Berikan pada dia
Kebahagiaan yang pernah kau
Berikan padaku
Jangan kau sakiti dia
Dia sakit
Ku juga sakit
Jagalah dia
INGATKAH KAU
Wajahmu
Auratmu
Tubuhmu
Auratmu
Jagalah dia
Seperti kau menjaga cinta kita
Biarkan cinta terbang
Biar cita-cita melayang
Persahabatan jangan kau rentang
Dengan sebuah kenangan
Berjuanglah
Majulah
Buktikanlah
Dan percayalah
KAU DAN AKU
Kau datang
Ku pergi
Kau jauh
Ku dekat
Adakah cara
Untuk kita satukan cinta
Biar dulu kita
Pergi dari jiwa
Sang pecinta
Jadikanlah harimu
Hari yang paling indah
Dari hari-hari dulu
Ciptakanlah kebahagiaan bersama
HUJAN
Hujan hadir, jadi saksi kita
Saat kita bertemu disudut luka
Hujan hadir
Berikan aku energi
Hujan datang menyambut
Hari barumu
Hujan berikan kau tenaga
Untuk hidup lebih dewasa
Hujan jadikanlah
Malam ini
Sebuah cerita duka dan cinta
IZINKAN AKU
Burung izinkan ku pinjam sayapmu
Ku ingin terbang keliling dunia
Ku ingin cari Ibu Bapak ku
Terus ku bawa dia terbang ke dunia baru
Setelah itu
Aku akan terbang lagi
Mencari pujaan hati
Setelah ku dapatkan
Kan ku bawa terbang
Ka dunia di mana
Ibu Bpak ku hidup
Di sanalah cinta kita
Tempatkan
Bersama sang pahlawan
SUDAHKAH KAU
Masa yang terindah
Telah kita lewati
Masa penuh dengan masalah
Kini tiba diantara kita
Sudahkah kau
Mempersiapkannya
Sudahkah kau
Punya cara
Sudahkah kau
Punya visi dan misi hidup
Keberanian
Jadikan kunci untuk membuka
kesuksesan
PUISI CINTA
Cinta tidak bisa
Diungkapkan dengan kata-kata
Namun perasaan hati
Bisa dituangkan dalam coretan
Puisi
Kurangkai dari bait-bait cinta
Yang menjadi
Pengasah hati
Yang sedang dilanda cinta
Selamat tinggal cinta
CINTA TELAH PERGI
Mimpi tak lagi menjadikanku
Bertemu denganmu
Bayangan wajahmu
Selalu kulukis dalam buku hati
Rasa sakit tak pernah hilang
Rasa cinta selalu terukir dalam hati
Rasa ingin ku bertemu dirinya
Sudah jauh melintasi samudra
Cinta biarkan pergi
Tapi percayalah
Ia akan kudapatkan lagi
Walau itu butuh berperang dengan masa
Aku siap korbankan jiwa
Karena ku adalah pemilik cintamu
Walau kau jauh
Tapi kenangan membuatku tersenyum
PANDANGAN
Ku pandang wajahmu
Ku rasakan senyummu
Ku dengar suaramu
Berkatalah hatiku
Tertawamu
Menarik aura senyumku
Kata-katamu
Ku jadikan puisi cintaku
Gayamu
Membuat aku maju
Pandanganku
Kau balas dengan kata “apa”
Pandanganmu
Bagaikan mentari jiwaku
Menunjukkan arah hidupku
Menuju kebahagiaan
CINTA SELALU HADIR
Ku tinggalkan dunia
Ku tinggalkan semua
Kenangan dan cinta
Untuk selamanya
Tapi kenapa
Kau beri aku dengan harapan
Mencari penggantimu
Tapi aku tak rela
Cinta sejatiku hilang seketika
Aku tak bisa melupakan
Cinta selalu hadir dalam ingatan
Sehingga tak sangguppergi dan melupakan
Karena kau selalu datang dalam mimpiku
Kau selalu terlintas dalam dunia ini
Bayanganmu selalu nampak pada retina
Mulutku tak henti-hentinya menyebut namamu
Sehingga terukirdalam hatiku
Mana mungkain ku lupa dengan semua itu
Cinta sejati
HATI YANG LUKA
Kata-kata cinta telah ku taburkan
Perasaan hanya bisaberharap dan berhayal
Bayanganmu selalu bersandar mimpi
Didalam malam yang sunyi
Hari-hari pun sudah rapuh dengan harapan
Kenangan pun termakan zaman
Hidupku hanya berhayal dengan kenangan
Senyummu membekas dalam impian
Kenangan dan cintamu telah hilang
Termakan emosional
Hatiku bernyanyi dan berdoa
Semoga kau masih punya cinta
Kau tertawa dibelakang derita
Hanya diriku yang sanggup menerima
Tapi aku berharap akan ada rasa cinta
Tumbuh diantara kita
Walau harapan itu hanya impian belaka
Aku percaya dengan cinta
D Y M
Bahagiamu
Deritaku
Senyummu
Harapanku
Cintamu
Tantanganku
Sayangmu
Evaluasiku
Usahamu
Energiku
Ujianmu
Tanggung jawabku
Sedihmu
Celakaku
Marahmu
perjuanganku
DI SANA & SINI MERASA
Disana tersiksa
Disini berpoya-poya
Disana merasa
Disini terpedaya
Disana mengharapkan
Disini mengkhianati
Disana teringat
Disini tak merasa
Panggilan hati
Terdengar lewat mimpi
Nasehat diri
Terdengar lewat prustasi
Dunia persinggahan
Waktu modalnya
Diri ini melayang
Jauh dari keinginan
RENUNGAN MALAM
Kegelapan ditengah malam
Suasana sunyi dan sepi
Menemani sujud ku
Menghadapi Illahi Robbi
Ku tudukkan mata hatiku
Ku pasrahkan jiwa ini
Untuk menerima siksa-Mu
Biarkan tubuhku
Membusuk kaku
Biarkan ulat memakaninya
Yang penting ku bisa di dekat-Mu
Aku ingin Kau tahu
Bahwa aku ini adalah hamba-Mu
Yang ingin hidup
Di dalam surga-Mu
CAHAYA CINTA
Kegelapan menyelimuti malamku
Terpancar cahaya terang
Dibalik tirai kehidupan
Kucari sumber cahaya itu
Ku selusuri warna-warninya
Kuteliti asal mulanya
Tapi hanya ada dirimu
Kupandang dirimu
Kupajang hatiku
Kau berikan wajahmu
Bergetarlah hatiku
Entah kenapa diriku
Berubah begitu saja
Setelah
Kau berikan cahaya cinta
Kau berikan aku aura cinta
Ku siapkan tempat untuk kita
Menyatukan cinta yang indah
PETUNJUK-MU
Maju
Jangan mundur
Satu
Jangan dua
Hidup
Adalah perjuangan
Kegagalan
Jadikan pelajaran
Umur
Jadikan modal hidup
Waktu
Jadikan pekerjaan
Belajar
Makanan
Ilmu
Pegangan
Musibah
Cobaan
Doa
Penobatan
SUDAH SIAPKAH...?!
Langkah panjangku
Telah lama kuukir
Aku tak tahu
Berapa lama lagikah
Aku bisa melangkah
Hari-hariku telah lama berlalu
Dan berapa hari lagikah..?!
Sudah dekatkah..?!
Langkahku akan berhenti
Apakah hari-hariku
Hingga hari ini
KAU OBSESIKU
Senyummu
Menggetarkan hati kecilku
Keindahan wajahmu
Membuat aku ingin selalu memandangmu
Biar kau tak kenal diriku
Biar kau tak tahu keadaanku
Aku selalu bersamamu
Walau tempat pertemuan kita
Hanya sebatas dunia maya
Di malam yang penuh dengan cerita
Mimpi bagaikan tempat wisata
Yang paling terindah bagi pecinta
Izinkanku untuk selalu menjagamu
Dalam mimpi indahku
Karena kau adalah obsesiku
Selalu mengobarkan semangatku
Untuk menerjang semua ragu
Yang ada di kehidupanku
RADJANYA PAHLAWAN
Ingin kucari cerita cintamu
Ingin kubertemu denganmu
Dan duduk disampingmu
Meminta nasehat kehidupan
Aku tahu
Kau selalu dijaga
Sampai lalat pun
Tak berani menghinggap di badannya
Kupu-kupu indah berdatangan
Menghampirinya
Tak pernah jauh dari badannya
Yang begitu harum
Melebihi harumnya kasturi
Walau aku tak bisa bertemu
Tapi aku ingin kau janji
Membuat tempat pertemuan aku dan kau
Mimpi adalah tempat pertumuan kita
Buatkanlah tempat untukku
Di surgamu
Ku ingin selalu bersamamu
BERSUJUD
Di tengah malam
Ku duduk dihamparan sajadah
Ku tundukkan mata hati
Ku serahkan diriku ini
Sajadah dan tasbih
Menjadi teman sejati
Menemani malam yang sepi
Di hadapan Illahi Robbi
Air mata tak bisa bendung
Sehingga membasahi kedua pipi
Diriku merasa tak berarti
Di hadapan Illahi Robbi
Ku hanya bisa mengabdi
Memohon dan memuji
Semoga Engkau masih mengampuni
Dosa ku ini
Yang menjulang tinggi
INDAHNYA BERSAMAMU
Kedatanganmu
Menerangi kegelapan
Di pagi hari yang tak terang
Menenggelamkan semangat juang
Senyummu menggantikan matahari
Yang tak bisa menampakkan dirinya
Karena ada awan yang hitam
Wajahmu
Akan ku simpan dalam memori visualku
Untuk jadikan bekal di malam nanti
Untuk menemani kesepianku ini
Malam tak pernah indah
Tanpa kehadiranmu
Kembalilah cinta
Lihatlah diriku ini
HAYALAN
Ku bangun dari tidur
Yang bersandar kayu-kayu yang rapih
Imajinasiku mulai menerawang masa depan
Terbayang indahnya masa depan
Ku teringat masa lalu
Begitu derita orang tak berilmu
Halangan selalu menyambutku
Untuk menggagalkan keinginanku
Waktu terus membawaku ke jembatan masa depan
Itupun kalau kita bisa menyingkirkan duri-duri
Namun terkadang ku bisa, terkadang derita
Tekadku belum sepenuhnya tertata
Sehingga waktu selalu diselimuti duka
Lara, canda, tawa
Terasa hati, tekad melemah
Terkadang bangkit
Oleh bayanganmu
SUARA
Suara
Kau bangkitkan cinta
Kau gerakkan jiwa
Dalam kerealitaan dunia
Suara
Kau panggil aku dalam mimpi
Kau berikan cinta yang sejati
Tetapi kau menghilang di sela sepi
Ku berjalan melawan angin
Ku korbankan raga dan batin
Hanya untukmu kasih
Ku menunggu di sudut cinta
Kau datang dengan kabar duka
Suara
Kedatanganmu
Membuat aku tak berdaya
Kata-kata pun terkunci di penjara jiwa
ANDAI
Andai hari tak harus berganti
Andai waktu tak berputar
Mungkin kita tetap menyatu
Mungkin kita kan terus bersama
Meniti dan mengisi hari penuh romansa
Dengan berbagai kata
Dengan berbagai gejala rasa suka dan duka
Seiring cerita hidup dan kehidupan kita
Selaras cerita asmara dengan penuh warna
Bertabur canda, tawa, bahagia
Berhias duka, lara, dan air mata
PUJIAN
Salam sayang
Kan ku ucapkan
Salam cinta
Kan ku lantunkan
Puisi cinta
Kan ku berikan
Sholawat dan salam
Kan ku curahkan
Doa dan harapan
Kan ku mohonkan
Pada-Nya
HARI KENANGAN
Hari ini kubisa tertawa
Kurasa dia juga bahagia
Walau jauh dari mata
Tapi hatiku tetap merasa
Suaramu kudengar
Hatiku pun berdebar
Pikiranku pun ikut jembar
Seperti embun diluar-luar
Tujuanku sama
Sampai cita-cita pun sama
Derajatku dimata manusia berbeda
Tapi dimata Tuhan sama
Nasib pun sama
Jauh dari rumah
Berpisah dengan orang tua
Untuk mencapai kebahagiaan kita
PERGI TAK JAUH
Suara biasa dianggap luar biasa
Tanganmu penuh tenaga
Jiwa tak tenang dalam kegelapan
Fajar menyapa tak terasa
Jiwa kan pergi tak ada cerita
Ucapan cinta hanya sekata
Jauh merasa dekat tak terasa
Sedih dianggap goresan cinta
Nasehat bagaikan nasehatnya
Suara cinta kubalas dengan air mata
Kasih sayangnya tak patahkan semangat jiwa
Harumnya kau tebarkan dalam diriku
Marahnya kau buang dalam mimpi
Jasamu tak akan kubalas dengan emas
Cintamu akan ku simpan dalam jwa
Hanya kau lah pahlawanku
Menyelamatkanku dalam penjara jiwa
Jangan tinggalkanku pahlawan
4 Juni 2007
Kupunya perasaan padamu
Tapi aku tak berani mengungkapkannya
Hati terua bergejolak
Menyuruhku untuk diungkapkan
Sehingga kucoba untuk berbicara
Kucari hari yang ceria
Waktuku habis untuk memikirkan cara
Bagaimanakah cara untuk mengikatnya
Kududuk didepan Mushola
Terasa hari ini hari yang sangat ceria
Ku langsung manyusun kata-kata
Untuk diungkapkan pada dirinya
Di sebuah Masjid desa
Ku duduk berdua
Ku ungkap semua isi hatiku padanya
Dengan penuh cinta
Ku lihat dia tersenyum bahagia
Ketika ku bilang cinta
Kecewa
Akankah dirimu
Rasa mengerti
Ikut hadir dalam hati
Entah mengapa kamu
Apakah salahku
Mengapa kau lakukan itu
Ingatkah janjimu
Nyatanya kau berubah
Apa kau tak percaya lagi denganku
Ternyata kau mengkhianatiku
Untuk apa ku selalu jujur padamu
Sepertinya kau tak lagi tahu dengan kesetiaanku
Setiaku dianggap tak nyata
Harapan tak lagi berguna
Omonganmu tak lagi bermakna
Lacurlah cinta kita
Entah harus bagaimana
Hanya pada-Nya
Aku serahkan semuanya