selamat datang para pecinta ilmu pemgetahuan

saya mencoba mendokumenkan tugas-tugas makalah yang pernah saya buat semoga bermanfaat bagi semua.....salam kenal "23Yieb"

Sabtu, 14 Mei 2011

makalah

PENGERTIAN METODOLOGI STUDY ISLAM
MAKALAH
DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI MATA KULIAH METODOLOGI STUDY ISLAM
Dosen : Bpk. Jaenudin, M.Ag




Disusun oleh :
Ranisa
Daim



FAKULTAS AGAMA ISLAM
BKI
( Bimbingan Konseling Islam )

UNIVERSITAS WIRALODRA INDRAMAYU
2010


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada junjunan kita Nabi besar Muhammad Saw. Beserta keluarganya dan para pengikutnya yang setia sampai hari kiamat.
Alhamdulillah wa syukurillah berkat Rahmat dan Hidayah Allah SWT, kami dapat menyelesaikan tugas makalah ulumul hadits,yang membahas tentng Takhrij Hadits walau dalam penjelasanya tidak luput dengan kekurangan dan kesalahan.
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Ulumul Hadits dengan harap semoga ibu Siti Zulekha dapat memberikan kritik dan saran agar makalah ini penuh dengan pelajaran yang dapat kami ambil, sehingga menjadi cermin untuk tugas berikutnya dan kami mengucapkan banyak terimakasih atas bimbingannya, semoga ibu dapat memberikan keikhlasan dalam membimbing, agar kami mendapatkan kemanfaat ilmu yang bisa menuntun kami kejalan yang diridhoi Allah SWT. “Allahhuma Amin”
semoga makalah ini bermanfaat dan menjadikan amal baik khususnya bagi kami dan umumnya bagi orang yang membacanya.
“ Allahumma shalli’ala sayyidina Muhammad ”



Bab I
PENDAHULUAN
Islam adalah agama yang sangat luas mendalam dan terpadu . islam tidak hanya berbicara fiqih ( hukum ) , tapi juga sains , teknologi, sejarah, pemikiran ekonomi pendidikan dan aspek – aspek lainya . Pendek kata islam adalah agama komprehensif lengkap, menyeluruh dan sempurna yang ajaranya mengatur seluruh demensi kehidupan manusia itulah sebabnya untuk memahami islam tidak bias dilakukannya hanya satu aspek saja dan untuk memahaminyadibutuhkan suatu metodologi . metodologi yang tepat dalam memahami islam akan mengantarkan kita terhadap pemahaman yang utuh dan integral terhadap islam .
Metdologi dapat diibaratkan kunci yang bisa membuka sesuatu sehingga kita dapat melihat isinya jadi tanpa metodologi kita tidak bisa memahami islam dengan baik . Petunjuk – petunjuk agama mengenai berbagai aspek kehidupan manusia sebagai mana terdapat dalam sumber ajarannya yaitu Al Qur’ an dan hadits nampak amat idealistik dan agung . Islam mengajarkan kehidupan dinamis dan progesif menghargai akal pikiran , melalui perkembangan Iptek , bersikap seimbang ( balance, moderat ) dalam memenuhi kebutuhan material dan spiritual seimbang antara urusan dunia dan akhirat, mengajakan toleransi perdamaian , menghargai waktu, mencintai kebersihan , demokratis, mengutamakan persaudaraan , menghragai perbedaan , berakhlakul karimah dan sikap – sikap positif lainnya . karakteristik islam yang demikian ideal masih nampak belum seluruhnya dijumpai dalam kenyataan di lapangan maka disini pentingnya metodologi tersebut
Dalam mempelajari pendidikan islam kita harus memiliki cara untuk dapat bisa memahami dengan efektif. Dalam makalah ini akan di jelaskan pendekataan – pendekatan dalam pendidikan islam yang mungkin dapat kita pelajari agar apa yang kita harapkan dapat terwujud. Seperti pendekatan pengalaman , pendekatan pembiasaan , pendektan emosional , pendekatan rasional, pendekatan fungsional , pendekataan keteladanan dan pendekatan terpadu. Mungkin lebih jelasnya ada pada pembahasan bab yang ke II.



Bab II
PENGERTIAN METODOLOGI
Metodologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Metodos berarati cara atau jalan dan logos berarti ilmu dan dari kedua suku kata itu metodologi berarti ilmu tentang jalan atau cara terlebih dahulu akan dijelaskan pengertian metode dalam kamus besar bahasa Indonesia disebutkan bahwa metode adalah cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan dalam suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang di tentukan ( Tim penyusun pusat pembinaan dan pengembangan bahasa 1995 ).
Berdasarkan akar kata seperti yang telah disebutkan di atas metodologi berarti ilmu tentang cara untuk sampai kepada tujuan . menurut Hasan Langgulung metodologi adalah cara – cara yang di gunakan manusia untuk mencapai pengetahuan tentang realita atau kebenaran.
Dalam dunia keilmuan ada upaya ilmiah yang disebut metode yaitu cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang sedang di kaji . lebih jauh lagi Peter R. Senu , mengemukakan metoe merupakan suatu prosedur atau cara mengetahui sesuatu yang mempunyai langkah – langkah sistematis sedangkan metodologi yaitu merupakan suatu pengkajian dalam mempelajari peraturan – peraturan dalam metode tersebut secara sederhana disebut ilmu tentang metode atau ilmu mempelajari prosedur atau cara mengetahui sesuatu
Metodologi membahas konsep teoristis dari berbagai metode sedangkan metode penelitian mengemukakan secara teknik metode – metode yang digunakan dalam penelitian.

PENGERTIAN PENDEKATAN
Pendekatan merupakan terjemahan dari kata “ approach “ dalam bahasa inggris diartikan dengan come near ( menghampiri ) go to ( jalan ke ) dan way path dengan ( arti jalan ) dalam pengertian ini pendekatan dapat dikatakan bahwa approach adalah cara menghampiri atau mendatangi sesuatu. HM. Chabib Thaha, mendefinisikan pendekatan adalah cara pemprosesan atas objek untuk mencapai tujuan . Pendekatan bisa juga berarti cara pandang tehadap sebuah objek persoalan.
Lawson dalam konteks belajar , mendefinisikan pendekatan adalah degala cara atau setrategi yang digunakan peserta didik untuk menunjang keefetikan , keefesienan dalam proses pembelajaran tertentu .

PENDEKATAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan dalam pendidikan islam.
A. Pendekatan Pengalaman
Pendekatan pengalaman yaitu pemberian pengalaman keagamaan kepada peserta didik dalam rangka penanaman nilai – nilai keagamaan baik sevcara individual atau kelompok
Syaiful Bahri Djamrah dkk. Menyatakan bahwa pengalaman yang dilalaui seseorangadalah guru yang baik . pengalaman merupakan guru tanpa jiwa namun selalu di cari oleh siapa pun juga. Bejaran dari pengalaman adalah lebih baik dari sekedar bicara tan tidak pernah berbuat sama sekali
Meskipum pengalaman diperlukan dan selalu di cari selama hidup namun tidak semua pengalaman dapat bersifat mendidik karena ada pengalaman yang tidak bersifat mendidik . Suatu pengalaman dikatakan tidak mendidik jika pendidik tidak membawa peserta didik kearah tujuan pendidikan akan tetapi ia menyelewengkan peserta didik dari tujuan itu.
B. Pendekatan Pembiasaan
Pembiasaan adalah suatu tingkah laku tertentu yang sifatnya otomatis tanpa direncanakan terlebih dahulu dan berlaku begitu saja tanpa dipikirkan lagi dengan pembiasaan pendidikan memberikan kesempatan kepada peserta didik terbiasa mengamalkan ajaran agamanya baik secara individual maupun secara kelompok dalam kehidupan sehari – hari. Berawal dari penbiasaan tiulah peserta didik membiasakan dirinya menuruti dan patuh kepada aturan –aturan yang berlaku di tengah kehidupan masyarakat.
C. Pendekatan Emosional
Pendekatan emosional adalah usaha untuk menggugah perasaan dalam emosi peserta didik dalam menyakini ajaran agama islam serta dapat merasakan mana yang baik mana yang buruk
Emosi adalah gejala kejiwaan yang ada di dalam diri seseorang . Emosi tersebut berhubungan dengan masalah perasaan. Seseorang yang mempunyai perasaan pasti dapat merasakan sesuatu , baik perasaan jasmani maupun rohani. Di alam perasaan rohaniah tercakup perasaan intelektual , perasaan estetis dsan perasaan etis, perasaan sosioal dan perasaan harga diri
Begitu juga kesadaran akan kitab suciNya yang menyuruh berbuat kebajikan serta menjauhi perbuatan keji dan mungkar. Di dalam Al Qur’an Allah SWT. Berfirman :
Artinya :”Berilah kabar gembira kepada orang – orang yang tunduk dan patuh kepada Allah” ( Q.S. Al Hajj : 34 – 35 ).
Emosi berperan dalam pembentukan kepribadian seseorang . justru itulah pendekatan emosional dijadikan salah satu pendekataan dalam pendidikan islam. Metode mengajar dalam pendekataan perasaan adalah metode ceramah, sosio drama dan bercerita ( kisah ).
D. Pendekatan Rasional
Pendekatan emosional adalah usaha untuk menggugah perasaan dalam emosi peserta didik dalam menyakini ajaran agama islam serta dapat merasakan mana yang baik mana yang buruk
Manusia adalah makhluk ciptaan sang maha pencipta yatiu Allah. Yang diciptakan sengan sempurna dan berbeda dengan ciptanya yang lain . Perbedaaan manusia dengan makhluk lain terletak pada akal. Manusia mempunyai akal sedangkan makhluk yang lainnya tidak memiliki akal seperti binatang. SEperti dalam firman Allah :
“ pikirkanlah hai orang yang mempunyai kecerdasan akal ( berakal )” ( Q.S. Al Baqarah : 197 ).






E. Pendekataan Fungsional
Pengertian fungsional adalah usaha memberikan materi agama , menekankan dalam segi kemanfaatan bagi peserta didik dalam kehidupan sehari – hari .sesuai dengan tingkat perkembangannya
Ilmu agama yang dipelajari oleh anak di sekolah bukanlah hanya sekedar melatih otak tapi diharapkan berguna bagi kehidupan anak baik dalm kehidupan individu maupun kehidupan sosial . Dengan demkian pendekatan fungsional berarti anak dapat memanfaatkan ajaran agama dalam kehidupan sehari – hari.
Sabda Rosulullah ;
Artinya : Sebaik – baik manusia adalahorang yang memberi manfaat ( nilai guna ) bagi manusia
F. Pendekatan Keteladanan
Pendekatan keteladanan adalah memperlihatkan keteladanan baik yang berlangsung melalui penciptaan kondisi pergaulan yang akrab antara personal sekolah , perilaku pendidikan dan tenaga pendidikan yang lain yang mencerminkan akhlak terpuji maupun yang tidak langsung melalui suguhan ilustrasiberupa kisah – kisah keteladanan
Keteladanan pendidik terhadap peserta didik merupakan kunci keberhasilannya dalm mempersiapkan dan membentuk moral spiritual dan sosial anak. Hal ini karna pendidk adalah pigur terbaik dalam pandangan anak yang akan dijadikannya seebagai teladan dalam mengindentifikasikan diri dalam aspek kehidupannya atau pigur pendidik tersebut terpatri dalam jiwa dan perasaannya serta tercermin dalam ucapan dan perbuatannya
Kecenderungan manusia untuk belajar lewat peniruan menyebabkan keteladanan lebih pentingdalam proses pendidikan.
Firman Allah SWT.
Artinya ; “Sesungguhnya dalam diri Rosulullah kamu bisa menemukan teladan yang baik” ( Q.s. 33 : 21 ).


G. Pendekatan Terpadu
Penbdekataan terpadu adalah pendekatan yang dilakukan dalam proses pembelajaran dengan memadukan dalm serentak beberapa pendekatan . Pendekatan terpadu dalam pendidikan islam meliputi ( a ) Keimanan memberikan peluang untuk mengembangkan pemahaman adanya Tuhan. ( b ). Pengalaman memberikan kesempatan untuk mempraktekan dan merasakan pengalaman ibadah dan akhlak dalam kehidupan ( c ). Pembiasaan memberikan kesempatan untuk membiasakan sikap dan prilaku baik sesuai ajaran islam ( d ). Rasional usaha memberikan peranan pada rasio atau akal dalam memahami dan membedakan berbagai bahan dalam materi pokok serta kaitannya dengan prilaku yang baik dengan yang buruk dalam kehidupan ( e ) Emosional Upaya menggugah perasaan dalam menghayati prilaku yang sesuai dengan ajaran agamadan budaya bangsa ( f ). Fungsional menyajikan semua bentuk materi pokok dan segi kemanfaatannya dari peserta didik dalam kehidupan sehari – hari. ( g ). Keteladanan yaitu menjadikan figur guru agama dan non agama serta petugas sekolah lainnya maupun orang tua sebagai cermin manusia berkepribadia












Bab III
PENUTUP
Berdasarkan uraian sebagaimana terdapat beberapa bab di atas dapat ditarik kesimpulan
A. Kesimpulan
1. Metodologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Metodos berarati cara atau jalan dan logos berarti ilmu dan dari kedua suku kata itu metodologi berarti ilmu tentang jalan atau cara terlebih dahulu akan dijelaskan pengertian metode dalam kamus besar bahasa Indonesia disebutkan bahwa metode adalah cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan dalam suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang di tentukan ( Tim penyusul pusat pembinaan dan pengembangan bahasa 1995 ).

2. pendekatan adalah cara pemprosesan atas objek untuk mencapai tujuan . Pendekatan bisa juga berarti cara pandang tehadap sebuah objek persoalan.
a. Pendekatan pengalaman yaitu pemberian pengalaman keagamaan kepada peserta didik dalam rangka penanaman nilai – nilai keagamaan baik sevcara individual atau kelompok
b. Pembiasaan adalah suatu tingkah laku tertentu yang sifatnya otomatis tanpa direncanakan terlebih dahulu dan berlaku begitu saja tanpa dipikirkan lagi dengan pembiasaan pendidikan memberikan kesempatan kepada peserta didik terbiasa mengamalkan ajaran agamanya baik secara individual maupun secara kelompok dalam kehidupan sehari – hari.
c. Pendekatan emosional adalah usaha untuk menggugah perasaan dalam emosi peserta didik dalam menyakini ajaran agama islam serta dapat merasakan mana yang baik mana yang buruk
d. Pendekatan emosional adalah usaha untuk menggugah perasaan dalam emosi peserta didik dalam menyakini ajaran agama islam serta dapat merasakan mana yang baik mana yang buruk
e. Pengertian fungsional adalah usaha memberikan materi agama , menekankan dalam segi kemanfaatan bagi peserta didik dalam kehidupan sehari – hari .sesuai dengan tingkat perkembangannya
f. Pendekatan keteladanan adalah memperlihatkan keteladanan baik yang berlangsung melalui penciptaan kondisi pergaulan yang akrab
g. Penbdekataan terpadu adalah pendekatan yang dilakukan dalam proses pembelajaran dengan memadukan dalm serentak beberapa pendekatan.

B. Pesan
Semoga dengan maklah ini kita sebagai pelajar , dapat mengambil ilmu yang terdapat di dalamnya dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari. Semoga setelah membaca makalah ini bisa meningkatkan sengat belajar untuk memperbaiki makalah yang penuh akan kesalahan ini.teruslah belajar walau malas selalu merajut.


Daftar Pustaka
Prof. Dr. H. Rahayulis. 2002 . Ilmu Pendidikan Islam . Jakarta : Kalam Mulya.
Prof. Dr. H. Abuddin Nata M.A . Integrasi Ilmu Agama dan Ilmu Umum. Jakarta : Rajagrafindo Persada.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar